Warga Dusun Napungelang Sikka Perbaiki Jalan Penghubung Desa secara Swadaya

Warga Dusun Napungelang Sikka Perbaiki Jalan Penghubung Desa secara Swadaya

Nasional

Warga Dusun Napunggelang, Sikka, saat melakukan pengerjaan jalan secara swadaya. Foto : Istimewa

MAUMERE – Akses jalan merupakan salah satu kebutuhan vital masyarakat dalam melakukan aktivitas setiap hari.

Oleh karena itu, akses jalan yang baik akan memperlancar hilir mudik transportasi dalam melaksanakan aktivitas harian dan sebaliknya apabila akses jalan rusak, maka aktivitas warga dipastikan akan terganggu.

Dengan kondisi itu, harapan warga tentu saja keterlibatan pemerintah setempat untuk memperbaiki jalan yang rusak.

Kondisi jalan di Dusun Napungelang, Desa Darat Pantai, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Foto : Istimewa

Begitupula yang dialami oleh warga Dusun Napungelang, Desa Darat Pantai, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka ini yang ‘nekat’ melakukan swadaya untuk mengerjakan jalan dari Desa Darat Pantai menunju Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.

Abdul Latief, salah satu warga Desa Darat Pantai yang berhasil dikonfirmasi media ini, Jumad (25/2), mengatakan, ada beberapa titik di ruas jalan tersebut yang rusak namun hingga saat ini belum diperbaiki.

Oleh karena itu, kata Abdul Latief, warga secara swadaya melakukan perbaikan.

“Dari Desa Darat Pantai mau menuju ke Desa Bangkoor, lebih tepatnya di Dusun Napunggelang masih ada beberapa titik juga yang terdampak cuman belum diperbaiki, disini juga karena adanya inisiatif masyarakat makanya bisa diperbaiki dan ini murni dananya dari hasil swadaya masyarakat,” ujar dia.

Menurut Abdul Latief, hal itu karena masyarakat sudah bosan menunggu janji-janji pemerintah untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.

Pengerjaan ruas jalan itu dijadwalkan per masing masing RT.

“Jadi tadi itu yang kebagian jadwal baru di RT 11. Swadayanya berupa uang Rp 50.000/KK dan material berupa pasir dan batu. Kalau dihitung dari pintu masuk Desa Darat pantai itu sekitar 11 km,” kata Abdul Latief yang mengaku rusaknya ruas jalan sudah puluhan tahun.

Warga Dusun Napunggelang, Desa Darat Pantai, Kecamatan Talibura, secara bergotong royong mengerjakan jalan yang rusak. Foto : Istimewa

“Iya, karena kami memikirkan generasi kami yang harus susah payah ke sekolah, kami hanya ingin pemerintah bangun dari tidurnya, jangan hanya hadir untuk memberikan janji saja. Kami butuh kerja nyata mereka,” tambahnya lagi.

Menurut dia, rusaknya akses jalan tersebut sangat mengganggu aktivitas mereka khususnya para pelajar karena air sering kali meluap ke badan jalan.

“Harapan kami, karena ini sifatnya sudah urgen sekali maka warga meminta untuk segera dikerjakan secepatnya tapi jangan hanya di Dusun Napunggelang saja tapi seluruh ruas jalan kabupaten di Desa Darat pantai karena dari tahun 2011 kemarin hanya sekedar perencanaan saja dan belum terealisasi sama sekali,” tandasnya lagi.

Kontributor : Albert Aquinaldo